DKI Jakarta Rekrut 700 Pengawas Lalu Lintas Khusus
LB Ciputri Hutabarat - 01 Februari 2016 19:56 wib
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengangkat 700 pengawas lalu lintas muda. Pengawas ini akan dikhususkan memantau dan mengatasi lalu lintas DKI yang masih semrawut.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan, hampir 20 persen kemacetan di Jakarta disebabkan parkir liar. Tapi, keberadaan parkir liar ini tak bisa teratasi.
"Karena petugasnya hampir tidak ada," kata Ahok, sapaan akrab Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/2/2016).
Dinas Perhubungan DKI, kata Ahok, sempat mengeluhkan kekurangan personel untuk mengatasi lalu lintas. Ratusan personel yang direkrut ini, kata Ahok, diharapkan bakal mengatasi masalah kesemrawutan lalu lintas.
"Minimal parkir liar," lanjut Ahok.

Seribuan kendaraan terjebak kemacetan di jalan TB. Simatupang, Jakarta Timur, Rabu (9/9). Foto: MI/Susanto.
Ahok menjelaskan, ratusan pengawas ini akan ditempatkan di titik-titik persimpangan lampu merah yang rawan pengendara nakal. Kewenangan pengawas ini nantinya mengatur lalu lintas dan menindak pengendara nakal.
"Menindak dengan memberikan peringatan," ungkap Ahok.
Ahok merencanakan, ada 923 pengawas yang tersebar di Jakarta. Namun pagi ini, Ahok baru melantik 700 pengawas. Seluruh pengawas ini berasal dari Sekolah Tinggi Perhubungan Darat (STPD).
Mereka diangkat dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentun (PKWT). Sebagai jaminan kerjaan, mereka juga mendapatkan asuransi kesehatan serta honor yang sesuai dengan kompetensinya.
"Minimal parkir liar," lanjut Ahok.
Seribuan kendaraan terjebak kemacetan di jalan TB. Simatupang, Jakarta Timur, Rabu (9/9). Foto: MI/Susanto.
Ahok menjelaskan, ratusan pengawas ini akan ditempatkan di titik-titik persimpangan lampu merah yang rawan pengendara nakal. Kewenangan pengawas ini nantinya mengatur lalu lintas dan menindak pengendara nakal.
"Menindak dengan memberikan peringatan," ungkap Ahok.
Ahok merencanakan, ada 923 pengawas yang tersebar di Jakarta. Namun pagi ini, Ahok baru melantik 700 pengawas. Seluruh pengawas ini berasal dari Sekolah Tinggi Perhubungan Darat (STPD).
Mereka diangkat dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentun (PKWT). Sebagai jaminan kerjaan, mereka juga mendapatkan asuransi kesehatan serta honor yang sesuai dengan kompetensinya.
Sumber : Metrotvnews.com, Jakarta
Semoga dengan begitu, lalu lintas di DKI Jakarta dapat berjalan lancar ^^
BalasHapussemangat bang ahok. rubah jkt jd lbh baik lg..
BalasHapusnah bagus tuh tapi jangan rekrut para koruptor -_-
BalasHapuswih mantap pa ahok, semoga jakarta lebih baik :)
BalasHapusSemoga Jakarta tidak akan macet. Jakarta kota besar maka paling tidak langkah ini bisa diambil gan
BalasHapusMantep dah pak Ahok...like him
BalasHapusnah, bagus dong, bagus ahok, semangat pak
BalasHapusSemoga menjadi yang terbaik Pak Ahok bagi masyarakat jakarta.
BalasHapuswah jakarta,
BalasHapusmantab infonya
wah jakarta,
BalasHapusmantab infonya
bagus ini, kalo sukses bisa jadi contoh buat daerah lain yang rawan macet. thanks infonya gan.
BalasHapus